Zakat PenghasilanIstilah amal berasal berasal dari bahasa Latin “Caritas”, cinta, kebajikan. Oleh sebab tersebut, bersama dengan menyederhanakan segudang hal, kami bisa menegaskan bahwa seluruh bentuk amal Kristen berasal berasal dari kasih sayang, cinta dan ikut merasakan pada mereka yang menderita dan tidak cukup beruntung.

Bagi orang Yahudi, bukan demikian. Kata Tzedakah penting “Keadilan”, dan bukan tersedia hubungannya bersama dengan perasaan yang dimiliki oleh mereka yang mempraktikkannya pada mereka yang menerimanya. Seorang Yahudi yang baik mesti bersama kewajiban mempraktekkan Tzedakah, lebih-lebih bersama dengan mereka yang, terhadap pandangan pertama, bukan pantas mendapatkannya. Kamu perlu melakukannya sebab Kamu punyai kewajiban untuk melakukannya.

Tetapi bagaimana cara kerja amal?

Untuk paham sepenuhnya arti sedekah, cukuplah membahas etimologi kata tersebut sendiri. Kata sedekah berasal berasal dari bahasa Yunani “Eleèo”, saya punyai belas kasih, dan bukan tersedia kembali yang diperlukan untuk mewujudkan arti sebenarnya berasal dari kata ini dan seluruh yang menyertainya.

Sedekah adalah cara untuk mengekspresikan amal Kamu sendiri, cinta Kamu sendiri untuk tetangga Kamu, kasih sayang Kamu sendiri. Tapi Kamu perlu benar-benar berhati-hati untuk bukan jatuh ke di dalam delusi bahwa memadai bersama menambahkan tawaran materi dan uang untuk berdamai bersama dengan hati nurani Kamu sendiri. Kemanjuran sedekah sebatas terletak terhadap jiwa yang disalurkan, semangat amal yang kudu jadi dasar tindakan seorang Kristen yang baik.

Kasih kudu dimanifestasikan tiap-tiap hari, di dalam segudang cara yang berbeda, dan semata-mata bersama cara ini amal sanggup jadi sebuah bentuk iman, kesaksian berasal dari keinginan seseorang untuk meniru Kristus, untuk meniru teladannya. Ini membutuhkan komitmen, kekuatan, pengorbanan, gara-gara menawarkan ketersediaan Kamu sendiri kepada mereka yang berada di dalam kesulitan, menawarkan penghiburan yang bukan sebatas hemat, namun di atas seluruh manusia, membutuhkan lebih berlimpah sementara dan bisnis daripada yang diperlukan untuk terhubung dompet Kamu dan mengeluarkan lebih dari satu koin.

Yesus sendiri memperingatkan kami pada cara yang keliru didalam memberi sedekah, cuman didorong oleh alasan egois, dangkal dan picik. Kepada orang-orang Farisi Ia berkata: “Kamulah yang membenarkan dirimu sendiri di hadapan manusia, namun Allah jelas isi hatimu, dikarenakan apa yang dimuliakan di antara manusia adalah kekejian di hadapan Allah” (Luk 16, 14-15).

Paus Fransiskus melanjutkan bersama dengan mengatakan: “Sedekah ditunaikan bersama menatap mata orang miskin, melibatkan dia dan bersama demikian menyatakan perhatian yang tulus kepadanya. Jikalau bukan, tersebut sekedar promosi diri di depan generik, layaknya yang ditunaikan oleh orang-orang Farisi eksklusif berasal dari Injil“.

Bukan tersedia gunanya memberi sedekah sekedar untuk membersihkan hati nurani, untuk mengusir momok kemiskinan bersama memanipulasi diri sendiri untuk meringankan suasana orang lain yang miskin, untuk mempercantik diri di mata orang lain, pastor paroki, rakyat.

Berbagi sedekah: apakah itu sedekah?