Apapun tindak kriminal yang terjadi di luaran sana, maka harus dicegah dan ditangkap oleh pihak berwajib agar memberikan efek jera pada para pelaku dan menawarkan rasa aman bagi masyarakat setempat.

Demi menunjang aktivitas tersebut, maka Kantor Polisi sangatlah dibutuhkan. Sebagai markasnya pihak berwajib dan berwenang, ada banyak sekali aktivitas yang dilakukan di tempat ini.

Dimulai dari penyidikan hingga ruangan tahanan, mustahil pihak kepolisian mampu menjalankan tugas mulianya tersebut tanpa difasilitasi dengan gedung khusus yang mumpuni.

Ada banyak sekali kasus-kasus yang dilakukan oleh kepolisian. Beberapa yang terberat diantaranya adalah melawan terorisme dan pemberantasan narkoba.

Ada pula beberapa kasus yang lebih kecil tapi bisa berakibat fatal akibat menggiring opini masyarakat terhadap hal-hal berbau negatif dan ujaran kebencian.

Sebut saja Arkham yang bercuit di medsos Twitter yang menjelek-jelekan nama Walikota Solo beberapa waktu lalu

Dikarenakan Arkham memiliki banyak sekali follower dan bisa menggiring opini publik terhadap cuitannya tersebut, maka pihak berwajib harus segera bertindak agar tak mendatangkan hal-hal di luar kendali.

Ini juga menjadi contoh bahwa seorang publik figur dan influencer haruslah berhati-hati dan lebih bijak dalam bermedia sosial, soalnya cuitan mereka akan dibaca oleh banyak orang. Inilah yang kemudian disebut sebagai penggiringan opini publik, entah itu disengaja ataupun tak disengaja.

Semua kasus-kasus dan dugaan terhadap pelanggaran hukum tersebut biasanya akan bermuara dulu di kantor polisi untuk diperiksa. Dengan begitu, peran dari gedung ini sangatlah penting dan vital, sehingga menjadi bagian yang tak dapat dipisahkan dengan aparat berwajib dalam menjalankan tugasnya.

Kantor polisi juga tentunya dilengkapi dengan satuan unit yang terlatih dan profesional. Setiap negara tentunya memiliki unit masing-masing dengan nama berbeda.

Nah, khusus di Indonesia, maka kamu akan menemukan unit kepolisian seperti berikut:

  • SPTK: Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu
  • Sat-Intelkam: Satuan Intelijensi dan Keamanan
  • Sat-Reskrim: Satuan Reserse Kriminal
  • Sat-Resnarkoba: Satuan Reserse Narkoba
  • Sat-Binmas: Satuan Bina Masyarakat
  • Sat-Sabhara: Satuan Sampata Bhayangkara
  • Sat-Lantas: Satuan Lalu Lintas
  • Sat-Pamobvit: Satuan Pengamanan Obyek Vital
  • Sat-Polair: Satua Polisi Perairan
  • Sat-Tahti: Satuan Tahanan dan Barang Bukti
  • Si-Tipol: Seksi Teknologi Informasi Polri
  • Si-Propam: Seksi Profesi dan Pengamanan.

Selain dari unit di atas, Polisi Indonesia juga dipersenjatai dengan satuan unit khusus, diantaranya:

  • Brimob. Biasanya dibutuhkan untuk menangani operasi penegakan hukum ancaman tingkat tinggi di bawah komando kantor Polda.
  • Gegana. Ahli dalam menangani serangan teroris, penjinakan bom, intelijensi, anti anarkis, dan pertahanan CBRN.
  • Densus 88. Pasukan penanganan dan penanggulangan terorisme.

Jadi, kamu mau dilindungi sama unit kepolisian yang mana? Tentunya semua nampak gagah dan berani melindungi kita dari hal-hal yang berbahaya di luar sana.

Kantor Polisi dan Peran Anggota Kepolisian di Indonesia