Diabetes menyebabkan penderitanya untuk menjaga pola makannya. Namun, bukan berarti penderita diabetes harus makan makanan yang hambar. Anda juga tetap bisa mengolah dan memberikan makanan lezat untuk anggota keluarga yang menderita diabetes. Tentunya obat diabetes jangan pernah di lupakan.

Bukan hanya soal kadar gula yang harus diperhatikan. Porsi dan cara memasak makanan harus benar-benar dipilih dengan benar. Makanan bagi penderita diabetes juga sangat dipengaruhi oleh profil lemak tubuh dan berat badan.

Anda juga harus bisa makan makanan yang sama. Untuk itu, rasa makanan yang Anda buat juga harus tetap enak meski dengan pilihan bahan dan bumbu yang terbatas.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memasak untuk Penderita Diabetes

Ada sejumlah prinsip yang harus dipatuhi saat memasak untuk penderita diabetes. Makanan yang disajikan juga harus bisa membuat Anda hidup lebih sehat. Simak beberapa tips dalam mengolah makanan untuk penderita diabetes di bawah ini!

Memilih bahan makanan yang tepat

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bahan makanan yang akan digunakan. Anda harus memilih makanan yang rendah lemak. Jangan khawatir, Anda tetap bisa memilih ayam dan daging merah untuk diberikan kepada penderita diabetes.

Anda hanya perlu menyediakan suku cadang yang tepat, oke? Untuk ayam, pilih bagian dada tanpa kulit dan sebaiknya jangan bagian paha. Pilih juga daging merah tanpa lemak untuk diolah menjadi makanan yang enak.

Hal yang sama juga harus diperhatikan dalam memilih sumber karbohidrat. Hindari nasi putih karena mengandung gula yang sangat tinggi. Anda bisa menggantinya dengan beras merah atau gandum yang lebih aman bagi penderita diabetes.

Juga sesekali berikan protein dan serat lebih banyak untuk menghilangkan konsumsi karbohidrat. Pilih sayuran hijau dan buah-buahan yang memiliki banyak serat dan air agar tetap kenyang. Tidak apa-apa juga memberikan susu rendah lemak untuk melengkapi asupan nutrisi hariannya.

Menghitung porsi setiap kali makan

Hal ini juga perlu diperhatikan ketika Anda harus membuatkan makanan untuk penderita diabetes. Semuanya harus benar secara proporsional. Anda harus mengetahui jumlah per sajian, baik dari segi gram maupun jumlah kalorinya.

Menghitung porsi makan memang sedikit merepotkan, namun perlu dilakukan agar ia tetap bisa makan dengan kenyang dan bergizi. Ini juga akan memberi mereka sedikit keleluasaan untuk memilih bahan makanan yang sebenarnya diperbolehkan dalam jumlah terbatas.

Satu hal lagi, Anda juga perlu membagi jumlah nutrisi menjadi 3-4 kali makan. Tiga kali makan besar dan satu kali snack sore. Cemilan sore juga bisa membantu mengurangi porsi makan malam karena membuat sedikit kenyang.

Tetap enak

Seperti yang dikatakan di awal, Anda tetap harus membuat makanannya enak dan tidak hambar. Tentunya tidak dengan campuran garam dan gula yang dilarang keras bagi penderita diabetes. Garam justru dapat meningkatkan risiko penyakit lain.

Untuk itu, Anda bisa menggunakan bawang merah, bawang putih, dan merica untuk memberikan cita rasa khas masakan Indonesia. Anda juga bisa menggunakan kaldu ayam, daging, atau jamur agar tetap gurih.

Pilih teknik memasak yang tepat

Anda harus menghapus penggorengan dengan banyak minyak dari dapur rumah Anda. Kadar gula darah akan langsung meningkat saat mengonsumsi makanan tinggi kalori dan tinggi lemak. Anda bisa mencoba beberapa teknik memasak di bawah ini:

Pembakaran

Menggunakan oven akan membuat daging matang secara merata. Beberapa oven dapat disesuaikan dengan panas dari atas dan bawah. Daging yang dipanggang dengan panas yang merata akan mengandung sedikit lemak dan aman dikonsumsi siapa saja.

Mengukus

Mengukus tidak akan menghilangkan kandungan nutrisi pada makanan. Teknik memasak uap ini juga bagus untuk menghilangkan lemak yang ada di bahan. Selain itu, warna dan kesegaran makanan akan tetap terjaga.

Merebus

Teknik memasak ini paling sering digunakan untuk sayuran. Merebus juga akan membuat sayuran lebih lembut dan lebih mudah untuk dimakan. Namun, jangan terlalu lama karena akan menghilangkan kandungan nutrisi di dalamnya.

Osengan

Berbeda dengan menggoreng, menumis hanya menggunakan sedikit minyak. Anda bisa menggunakan minyak zaitun yang lebih sehat daripada minyak goreng atau minyak sayur. Saat menumis sayuran, jangan sampai terlalu layu.

Memasak untuk Penderita Diabetes