Wander Luiz kenapa ya? Sekiranya itulah pertanyaan yang banyak diajukan oleh para partisan Persib Bandung terhadap performa penyerang asal Brasil tersebut diawal musim Liga 1 2021-2022. Performa Luiz memang tidak sesuai dengan ekspektasi. Selain belum mampu menyumbangkan gol untuk tim maung Bandung, kontribusi Luiz pun terbilang minim.

Padahal penyerang 29 tahun itu selalu diandalkan dalam empat laga Persib diawal musim ini. Menjadi sebuah hal yang sangat mengejutkan. Apalagi, adanya fakta bahwa Luiz merupakan mesin gol Persib di kompetisi musim lalu. Lantas, apa yang membuat performa Luiz tidak sesuai ekspektasi?

Cari tahu jawabannya dengan menyimak berita sepak bola menarik dibawah ini terkait tumpulnya performa Wander Luiz :

  1. Luiz Tumpul Karena Kehilangan Sosok Geoffrey Castillion

Robert Rene Alberts selaku pelatih Persib menjelaskan situasi yang dialami oleh mantan pemain Becamex Binh Duong itu. Menurut Albert, Luiz tumpul karena ia kehilangan sosok Geoffrey Castillion sebagai tandemnya di lini depan. Saat ini, Castillion belum berada dalam kondisi kesehatan yang ideal. Alhasil, Castillion pun belum bisa tampil secara reguler bersama Persib Bandung.

Sejauh ini penyerang asal Belanda tersebut belum pernah diturunkan sebagai starter. Bahkan dalam dua laga menghadapi Barito Putera di pekan pertama dan Borneo FC di laga pekan keempat, ia terpaksa harus absen karena masalah kebugaran.

Menurut Alberts, Luiz seolah – olah bekerja sendirian karena tidak ada Castillion bersamanya.

  1. Alberts Berharap Luiz Bisa Segera Temukan Kembali Bentuk Permainan Terbaiknya

Alberts berharap agar Luiz bisa segera temukan kembali bentuk permainan terbaiknya. Supaya bisa lebih efektif dalam mengonversi peluang menjadi gol. Sebab, empat laga yang telah dilakoni Luiz bersama Persib, ia bukannya tidak memiliki peluang untuk mencetak gol. Ada sejumlah peluang yang didapatkannya, namun belum ada yang membuahkan gol.

Namun menurut pelatih 66 tahun itu, Luiz juga harus bisa menunjukkan kemampuannya dalam mencetak gol. Sebab, semua tahu itu dan tentunya akan ada tekanan.

  1. Alberts Tidak Meragukan Kualitas Luiz

Alberts tidak meragukan kualitas Luiz, sehingga Alberts menyakini bahwa Luiz akan segera membuka keran golnya dan kembali berperan sebagai mesin gol Persib. Mantan pelatih PSM Makassar tersebut melanjutkan, dalam upaya untuk menemukan kembali ketajamannya, Luiz pun harus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen tim.

Alberts sangat optimis, setelah Luiz berhasil memecah kebuntuannya, maka ia akan lebih mudah untuk memberikan gol demi gol untuk Persib.

Alberts pun menegaskan bahwa pihaknya harus mendukung setiap striker untuk mencetak gol, karena sekali ia mencetak gol, maka normalnya gol lain akan mengikuti dan dirinya berharap Luiz bisa mengatasi tekanan tersebut dan mulai mencetak gol.

  1. Persib Terlihat Seperti Mengalami Ketergantungan Pada Para Gelandangnya Untuk Urusan Mencetak Gol

Majalnya lini depan membuat Persib terlihat seperti mengalami ketergantungan pada para gelandangnya untuk masalah mencetak gol. Tercatat ada lima gol yang berhasil dibukukan oleh klub asal Jawa Barat tersebut sejauh ini, semuanya didapatkan dari sumbangan para pemain tengahnya.

Mohammed Rashid dan Beckham Putra Nugraha menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan masing – masing dua gol. Adapun satu gol lainnya didapatkan dari Marc Anthony Klok. Itu jelas bukan situasi yang baik untuk Persib, karena seharusnya semua posisi dapat diandalkan untuk mencetak gol terutama lini depan. Hal itulah yang kemudian menjadi salah satu penyebab belum efektifnya organisasi penyerang Persib.

Alberts berharap agar permasalahan efektivitas serangan bisa segera diatasi. Sehingga, nanti dalam pertandingan selanjutnya, Persib bisa lebih tajam dan klinis dalam mengonversi peluang menjadi gol.

Ternyata Ini Penyebab Tumpulnya Performa Wander Luiz Di Persib